Kegiatan
Wisuda Akbar Tahfizul Qur’an Nur Ihsan ke-9 Teguhkan Komitmen Membangun Generasi Qur’ani
13 Oktober 2026 · 👁 6 dibaca
Medan, NI Media — Nur Ihsan Islamic Full Day School Medan menggelar Wisuda Akbar Tahfizul Qur’an ke-9 di Auditorium Universitas Negeri Medan (UNIMED), Sabtu (19/4/2024). Kegiatan ini diikuti kurang lebih 1.000 siswa dari lingkungan Nur Ihsan Islamic Full Day School, mulai jenjang taman kanak-kanak hingga sekolah menengah atas.
Mengusung tema “Membumikan Al-Qur’an untuk Membangun Generasi Qur’ani sebagai Ikhtiar Menyelamatkan Semesta,” wisuda tersebut menjadi momentum penting untuk mengapresiasi capaian para siswa dalam menghafal Al-Qur’an sekaligus memperkuat komitmen keluarga besar sekolah dalam menanamkan nilai-nilai Qur’ani dalam kehidupan sehari-hari.
Mendorong lahirnya generasi berkarakter
Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah tokoh dan tamu undangan, antara lain Ketua Badan Silaturahmi Pesantren Sumatera Utara Kota Medan, Dr. H. Yose Afrizal, M.Pd.; inisiator Gadget Sehat Indonesia, Prof. Dr. Ridha Dharmajaya, Sp.BS; Ketua Akademi Dai Cilik TVRI Sumatera Utara; Founder Ayah Yatim Indonesia/Yatim Entrepreneur School, H. Rizki Yasril, S.Pd.I., M.Si., CWC; Konsul Muda Jepang; Konsul Belanda; serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Selain prosesi wisuda, Yayasan Nur Ihsan juga memberikan cenderamata kepada para tamu undangan sebagai bentuk penghargaan dan apresiasi atas dukungan terhadap kegiatan pendidikan serta pembinaan generasi Qur’ani.
Dalam sambutannya, Direktur Pengawas Nur Ihsan, Ir. H. Marapinta Harahap, M.M., M.Ap., menyampaikan ucapan selamat kepada para siswa yang telah menyelesaikan capaian hafalan Al-Qur’an. Ia juga mengapresiasi kebahagiaan dan dukungan para orang tua serta wali siswa dalam mendampingi perjalanan pendidikan anak-anak mereka.
Menurutnya, memiliki anak-anak penghafal Al-Qur’an merupakan berkah dan karunia bagi keluarga. Karena itu, sinergi antara sekolah dan orang tua dinilai menjadi fondasi penting dalam menjaga hafalan sekaligus membentuk pribadi anak yang saleh, berilmu, dan beramal.
Ia juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh guru dan pegawai Nur Ihsan Islamic Full Day School yang telah bekerja sama mempersiapkan kegiatan tersebut. Kolaborasi seluruh unsur sekolah, kata dia, menjadi bagian penting dalam memastikan pelaksanaan wisuda berjalan dengan baik serta mendukung keberlanjutan pembinaan para siswa.
Al-Qur’an sebagai sumber nilai dan inspirasi
Sementara itu, Prof. Dr. Ridha Dharmajaya, Sp.BS., dalam sambutannya menegaskan bahwa Al-Qur’an tidak hanya menjadi petunjuk dalam kehidupan spiritual, tetapi juga merupakan sumber inspirasi, etika, dan nilai intelektual.
Ia menyampaikan bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an memiliki potensi besar untuk membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki karakter mulia dan perilaku etis apabila diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Penanaman nilai-nilai Al-Qur’an kepada generasi muda, lanjutnya, merupakan tanggung jawab bersama. Keluarga, sekolah, perguruan tinggi, dan masyarakat memiliki peran penting dalam memastikan nilai-nilai tersebut tidak berhenti pada pemahaman tekstual, tetapi benar-benar diinternalisasikan dalam kehidupan nyata.
Dengan demikian, pendidikan Al-Qur’an diharapkan mampu melahirkan pribadi-pribadi yang cerdas sekaligus memiliki kearifan, kasih sayang, keadilan, serta tanggung jawab sosial dalam menjalankan perannya di tengah masyarakat.
Menjadikan hafalan sebagai jalan pengabdian
Wisuda Akbar Tahfizul Qur’an Nur Ihsan ke-9 tidak hanya menjadi perayaan atas capaian hafalan para siswa. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa hafalan Al-Qur’an perlu diiringi dengan pemahaman, pengamalan, dan pembentukan akhlak dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui semangat “Membumikan Al-Qur’an”, Nur Ihsan Islamic Full Day School berupaya menanamkan nilai-nilai Qur’ani sejak dini agar para siswa tumbuh sebagai generasi yang berilmu, berkarakter, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi keluarga, masyarakat, bangsa, serta peradaban.
← Kembali ke Berita
